Komoditi ini ditanami di Kabupaten Karo karena produksinya yang tinggi dibawah kondisi iklim daerah tersebut. Petani lokal dalam menanam komoditi ini tidak selalu menggunakan bibit yang terdaftar dan mempunyai ijin sehingga produksinya beragam dalam penampilan, warna dan ukuran. Hal ini berlaku karena harga bibit yang terdaftar mahal dan ketidaktetapan harga produk ini pada harga pasar. Kentang mengandung vitamin A dan C dan memproduksi karbohidrat lebih tinggi.

Potensi pengembangan kentang berada di kisaran 800 s/d 1400 m dpl.

LUAS TANAM

2.870

LUAS PANEN

2.631

DAERAH PENGHASIL

Simpang Empat, Naman Teran, Merdeka, Kabanjahe, Berastagi, Tiga Panah, Dolat Rayat, Merek dan barus Jahe

HARGA JUAL RATA-RATA (Rp/Kg)

4.630

PASAR DALAM NEGERI

Bandung, Jakarta, Semarang, Surabaya, Medan, Pekan Baru, Aceh, Rantau Parapat, Langkat, Siantar, Pulau Batam dan Binjei

PASAR LUAR NEGERI

Malaysia dan Singapor