Kabupaten Karo menjadi salah satu daerah yang dinilai melakukan pengelolaan sistem pengaduan pelayanan publik SP4N-LAPOR yang baik se-wilayah Sumatera Utara. Hal ini diketahui saat digelarnya rapat monitoring dan evaluasi serta pendampingan pengelolaan SIPP dan SP4N-LAPOR se-wilayah Sumatera Utara, di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa tanggal 29 Oktober 2019.

Asisten Deputi Bidang Perumusan Kebijakan dan Pengelolaan Sistem Informasi Pelayanan Publik Kementerian PANRB, Muhammad Imanuddin yang membuka rapat tersebut mengatakan penilaian terhadap daerah yang dikategorikan baik dalam mengelolah SIPP dan SP4N-LAPOR! berdasarkan beberapa kriteria diantaranya harus memiliki akun dan keaktifan akun, mengisih informasi profil instansi, persentase laporan yang ditindak lanjuti, rata-rata tindak lanjut dan kualitas tindak lanjut.

"Atas dasar penilaian tersebut kita menetapkan daerah-daerah yang pengelolaan SIPP dan SP4N-LAPOR nya yang baik."kata Imanuddin.

Selain itu, Muhammad Imanuddin juga menjelaskan dalam rapat ini dilakukan monitoring dan evaluasi terkait sudah sejauh mana SIPP dan SP4N LAPOR diterapkan di daerah masing-masing dan bagaimana implementasinya.

"Kita ingin melihat sejauh mana SIPP dan SP4N-LAPOR ini sudah diterapkan di daerah sekaligus mengetahui kendala yang dihadapi daerah dan mencari solusi terkait kendala tersebut sehingga pengelolaan SIPP dan SP4N LAPOR ini dapat maksimal."jelas Imanuddin.

Rapat ini kemudian diisi dengan sosialisasi kepada seluruh pengelolah SIPP dan SP4N-LAPOR se-wilayah Sumatera Utara.