LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI
PERIODE PENGAMATAN
19-01-2018 00:00-06:00 WIB

GUNUNGAPI
Sinabung (2460 mdpl),
Karo,
Sumatera Utara

METEOROLOGI
Cuaca mendung. Angin bertiup lemah ke arah selatan dan barat daya. Suhu udara 18-19 °C.

VISUAL
● Gunung kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.

KEGEMPAAN
■ Letusan
(Jumlah : 1, Amplitudo : 32 mm, Durasi : 306 detik)
■ Guguran
(Jumlah : 14, Amplitudo : 3-120 mm, Durasi : 32-334 detik)
■ Low Frekuensi
(Jumlah : 7, Amplitudo : 2-38 mm, Durasi : 5-40 detik)
■ Hybrid/Fase Banyak
(Jumlah : 1, Amplitudo : 9 mm, S-P : 0 detik, Durasi : 20 detik)

KETERANGAN LAIN
Nihil

KESIMPULAN
Tingkat Aktivitas G. Sinabung Level IV (Awas)

REKOMENDASI
Masyarakat dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak, dan dalam jarak 7 km untuk sektor selatan-tenggara, di dalam jarak 6 km untuk sektor tenggara-timur, serta di dalam jarak 4 km untuk sektor utara-timur G. Sinabung. Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di G. Sinabung agar tetap waspada terhadap potensi bahaya lahar.

Mengingat telah terbentuk bendungan di hulu Sungai Laborus maka penduduk yang bermukim dan beraktivitas di sekitar hilir daerah aliran sungai Laborus agar tetap menjaga kewaspadaan karena bendungan ini sewaktu-waktu dapat jebol karena tidak kuat menahan volume air sehingga mengakibatkan lahar/banjir bandang ke hilir.

BPBD Kabupaten Tanah Karo segera melakukan sosialisasi ancaman bencana lahar/banjir bandang ini ke penduduk yang bermukim dan beraktivitas di sepanjang hilir dan sekitar Sungai Laborus.

19-01-2018 06:00-12:00 WIB
GUNUNGAPI
Sinabung (2460 mdpl),
Karo,
Sumatera Utara

METEOROLOGI
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur dan selatan. Suhu udara 18-24 °C.

VISUAL
● Gunung kabut 0-I hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.

KEGEMPAAN
■ Guguran
(Jumlah : 12, Amplitudo : 3-120 mm, Durasi : 35-215 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 1, Amplitudo : 52 mm, Durasi : 45 detik)
■ Low Frekuensi
(Jumlah : 7, Amplitudo : 3-25 mm, Durasi : 7-35 detik)
■ Tektonik Jauh
(Jumlah : 1, Amplitudo : 22 mm, S-P : 25 detik, Durasi : 150 detik)

KETERANGAN LAIN
Nihil

KESIMPULAN
Tingkat Aktivitas G. Sinabung Level IV (Awas)

REKOMENDASI
Masyarakat dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak, dan dalam jarak 7 km untuk sektor selatan-tenggara, di dalam jarak 6 km untuk sektor tenggara-timur, serta di dalam jarak 4 km untuk sektor utara-timur G. Sinabung. Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di G. Sinabung agar tetap waspada terhadap potensi bahaya lahar.

Mengingat telah terbentuk bendungan di hulu Sungai Laborus maka penduduk yang bermukim dan beraktivitas di sekitar hilir daerah aliran sungai Laborus agar tetap menjaga kewaspadaan karena bendungan ini sewaktu-waktu dapat jebol karena tidak kuat menahan volume air sehingga mengakibatkan lahar/banjir bandang ke hilir.

BPBD Kabupaten Tanah Karo segera melakukan sosialisasi ancaman bencana lahar/banjir bandang ini ke penduduk yang bermukim dan beraktivitas di sepanjang hilir dan sekitar Sungai Laborus

Tanggal 19-01-2018 jam 13:20 wib.
Terjadi erupsi gunungapi sinabung  dengan tinggi kolom abu 1000 m. amp 29 mm dan lama gempa  172 dtk. Angin lemah ke arah barat-baratdaya.

19-01-2018 12:00-18:00 WIB
GUNUNGAPI
Sinabung (2460 mdpl),
Karo,
Sumatera Utara

METEOROLOGI
Cuaca berawan. Angin bertiup lemah ke arah timur. Suhu udara 22-24 °C.

VISUAL
● Gunung kabut 0-I hingga kabut 0-II. Asap kawah tidak teramati.
● Teramati guguran dengan jarak luncur 500-1500 m mengarah ke timur dan tenggara..

KEGEMPAAN
■ Guguran
(Jumlah : 10, Amplitudo : 5-120 mm, Durasi : 50-201 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 1, Amplitudo : 87 mm, Durasi : 50 detik)
■ Low Frekuensi
(Jumlah : 5, Amplitudo : 3-34 mm, Durasi : 7-45 detik)

KETERANGAN LAIN
NIHIL

KESIMPULAN
Tingkat Aktivitas G. Sinabung Level IV (Awas)

REKOMENDASI
Masyarakat dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak, dan dalam jarak 7 km untuk sektor selatan-tenggara, di dalam jarak 6 km untuk sektor tenggara-timur, serta di dalam jarak 4 km untuk sektor utara-timur G. Sinabung. Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di G. Sinabung agar tetap waspada terhadap potensi bahaya lahar.

Mengingat telah terbentuk bendungan di hulu Sungai Laborus maka penduduk yang bermukim dan beraktivitas di sekitar hilir daerah aliran sungai Laborus agar tetap menjaga kewaspadaan karena bendungan ini sewaktu-waktu dapat jebol karena tidak kuat menahan volume air sehingga mengakibatkan lahar/banjir bandang ke hilir.

BPBD Kabupaten Tanah Karo segera melakukan sosialisasi ancaman bencana lahar/banjir bandang ini ke penduduk yang bermukim dan beraktivitas di sepanjang hilir dan sekitar Sungai Laborus.

19-01-2018 18:00-24:00 WIB
GUNUNGAPI
Sinabung (2460 mdpl),
Karo,
Sumatera Utara

METEOROLOGI
Cuaca berawan. Angin bertiup lemah ke arah timur dan barat. Suhu udara 19-22 °C.

VISUAL
● Gunung kabut 0-I hingga kabut 0-II. Asap kawah tidak teramati.
● Teramati guguran dengan jarak luncur 500-2000 m mengarah ke timur dan tenggara..

KEGEMPAAN
■ Guguran
(Jumlah : 12, Amplitudo : 6-120 mm, Durasi : 35-259 detik)
■ Low Frekuensi
(Jumlah : 10, Amplitudo : 3-18 mm, Durasi : 9-17 detik)
■ Tektonik Lokal
(Jumlah : 1, Amplitudo : 80 mm, S-P : 4.2 detik, Durasi : 40 detik)

KETERANGAN LAIN
Nihil

KESIMPULAN
Tingkat Aktivitas G. Sinabung Level IV (Awas)

REKOMENDASI
Masyarakat dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak, dan dalam jarak 7 km untuk sektor selatan-tenggara, di dalam jarak 6 km untuk sektor tenggara-timur, serta di dalam jarak 4 km untuk sektor utara-timur G. Sinabung. Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di G. Sinabung agar tetap waspada terhadap potensi bahaya lahar.

Mengingat telah terbentuk bendungan di hulu Sungai Laborus maka penduduk yang bermukim dan beraktivitas di sekitar hilir daerah aliran sungai Laborus agar tetap menjaga kewaspadaan karena bendungan ini sewaktu-waktu dapat jebol karena tidak kuat menahan volume air sehingga mengakibatkan lahar/banjir bandang ke hilir.

BPBD Kabupaten Tanah Karo segera melakukan sosialisasi ancaman bencana lahar/banjir bandang ini ke penduduk yang bermukim dan beraktivitas di sepanjang hilir dan sekitar Sungai Laborus.

 


SUMBER DATA
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung
https://magma.vsi.esdm.go.id/