TANAH KARO (Waspada): Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH memimpin operasi penerapan protokol kesehatan di Pusat Pasar Kabanjahe guna menekan angka peningkatan cluster baru Covid-19 di Kabupaten Karo.

Sistem penerapannya untuk langkah awal, tim harus berkunjung ke pusat keramaian dan jika bertemu dengan masyarakat tidak menggunakan masker, maka tim menyarankanya untuk memakai masker, sesuai protokol kesehatan.

Hal ini disebutkan Bupati Karo Terkelin Brahmana kepada Waspada, Selasa (7/7) sore menyikapi pertumbuhan angka Covid-19 di Karo saat ini.

Bupati Terkelin menilai, sikap tidak disiplin masyarakat Karo maupun pengunjung/wisatawan tidak menuruti protokol kesehatan berdampak buruk bagi kesehatannya.

Terlebih sudah dicabutnya aturan tentang pembatasan berkumpulnya masyarakat dalam sekala besar.

“Hal ini harus disikapi dengan cermat dan pemerintah harus bertindak bagaimana cara mendisiplinkan diri masyarakat bila keluar rumah, harus gunakan masker, cuci tangan maupun menggunakan handsanitizer,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Terkelin Brahmana, Kapolres T Karo AKBP Yustinus SI SH SIK, Dandim 0205/T Karo Letkol Inf Taufik Rizal, Kajari Karo Denny Achmad, SH, MH, Dansub Denpom I/2-1 Kapten CPM Dwi Darsono, Plh Ketua GTPP Covid-19 Ir Martin Sitepu, Kadis Kesehatan drg Irna Safrina Meliala, Kadis Koperindag Edison Karo-karo, Kasat Pol PP Hendrik Philemon Tarigan berkunjung ke pusat keramaian di kota Kabanjahe.

Di sana mereka menegur warga yang tidak menggunakan masker, supaya makai masker, sekaligus maskernya dibagikan.

Sebab hampir semua warga telah memiliki masker, namun sewaktu mereka melepasnya walaupun belum sampai di rumah.

Oprasi pendisplinan Protokol Kesehatan ini, merupakan langkah pendeklarasian tim oprasi dalam pengaplikasiannya di tengah masyarakat.

“Imbauan menggunakan masker tetap dilaksanakan sampai mereka sadar akan pentingnya melakukan pencegahan dari pada mengobati, maka semua diwajibkan memakai masker,” sebut Terkelin.

Dua Minggu ke depan kata Terkelin Brahmana diharapkan angka kasus positif Covid-19 di Karo akan menurun, minimal tidak ada kenaikan grafiknya.

Langkah pendisiplinan diri bagi masyarakat berpeluang untuk memutus rantai paparan Covid-19 di Karo kata Dandim 0205/T Karo Letkol Inf Taufik Rizal, dan dua Minggu ke depan, akan dikerahkan personil gabungan dari unsur TNI dan Polri, BPBD, Dinas Kesehtan dan Satpol PP untuk menjaga titik keramaian.

Titik keramaian dimaksud, seperti terminal, pajak, lokasi objek wisata yang dianggap rawan adanya kerumunan, di sana akan diterapkan protokol kesehatan.

Pada tahap awal ini kata Dandim, tim sudah bergerak ke pusat pasar untuk bersosialisasi bawha pemerintah dan tim oprasi telah terbentuk dan hal ini harus kita gaungkan betapa pentingnya keselamatan itu saat pandemi Covid-19 melanda negeri ini, jelasnya. (a06)

Sumber: https://waspada.id