Rombongan komisi D DPRD Provsu bersama Bupati Karo dan perwakilan Bupati Deliserdang, Pemda Tapteng, Bupati Pakpak Bharat dan Formanas saat di ruang Komisi V DPR RI Jakarta terkait menindak lanjuti pembangunan Jalan Medan Berastagi

Berita Tanah Karo, Online News Indonesia, Jumat (6/9)

Rombongan Wakil Ketua , Komisi D DPRD Provsu , Bupati Karo , Pemda Deliserdang, mewakili Bupati Pakpak Bharat Kadis PUPR Kasiman Berutu , Pemda Tapteng dan Formanas bersama sama mendatangi Komisi V DPR RI meminta tanggapan dan dukungan terkait jalan alternatif Medan – Berastagi, Kedatangan rombongan disambut oleh Ketua Komisi V DPR RI Ir. Fary Djemy Francis, MMA didampingi Capt. Anton Sihombing, Jumat (06/09) 2019 pukul 14.30 WIB di Gedung komisi V DPR RI, Jakarta.

Selaku pimpinan rombongan Wakil Ketua DPRD Provsu Ruben Tarigan, SE mengawali acara mengutarakan maksut dan kedatangan mereka terkait jalan Tol Medan – Berastagi,”ucapnya.

Menurutnya persoalan jalan alternatif Medan Berastagi merupakan persoalan yang sudah ditangani oleh Komisi V DPR RI, untuk itu secara singkat saya uraikan menjadi bahan masukan, bahwa kami kesini atas desakan Formanas yang sepekan lalu mendemo Kantor DPRDSU, supaya aspirasi suara Rakyat disampikakan,”sebut Ruben.

Lanjut Ruben, kami meminta Komisi V DPR RI memfasilitasi aspirasi Formanas ini, dalan arti kata pak Fary, jangan nanti tidak ada penyelesaian kami lagi yang didemo, karena Formanas dekat dengan kami di Medan, sedangkan Komisi V DPR RI jauh, masih sulit mereka kesini faktor ongkos dan lain lain, “ungkit Wakil Ketua ini.

Sementara Bupati Karo Terkelin Brahmana menyampaikan sebagai agenda catatan kerja Komisi V DPR RI, bahwa selama ini terabaikan ada peraturan Presiden RI Jokowi Widodo terkait KSPN nomor 49/2016 dan Perpres 62/2011 tentang Mebidangro, “ucapnya.

Peraturan ini, sudah cukup landasan hukum jalan Tol Medan Berastagi di lakukan, minimal dibangun tiang pancang yang berada di dua titik yang selama ini menurut kajian studi ICK dari sisi ekonomi dan finansial mampu mengurai kemacatan, apabila terjadi,”terang Terkelin Brahmana

Korlap Formanas Julianus Sembiring angkat bicara, apabila jalan Medan Berastagi tidak diprioritaskan kedepan untuk merealisasikan jalan layang dua titik, kami terus menyuarakan aspirasi suara Rakyat 6 Kab /Kota , ini perlu Komisi V DPR RI catat,supaya menjadi “PR” di internal, “tegas Julianus.

Mendengar semua penuturan setiap perwakilan yang bicara didalam rapat,
Ketua Komisi V DPR RI Ir. Fary Djemy Francis, menegaskan pihaknya akan mendorong, mendukung dan memprioritaskan jalan Medan Berastagi,” ucapnya.

Semua ini, kita akan kordinasi dengan pihak Pemda setempat, sebab kita dengar belum ada pembebasan terhadap lahan, pemanfaatan kawasan lokasi, dalam arti kata, Komisi V DPR RI belum dapat menegangkan dana, terkait usulan yang disuarakan masyarakat kota Medan sekitarnya, yang kami ketahui, “ungkapnya.

Namun demikian Komisi V DPR RI, setelah audensi yang kedua ini, maka kami secara internal kedepan, masalah ini akan saya bawa didalam rapat internal, ini sebagai agenda prioritas ,iya.! ini prioritas Komisi V DPR RI tentunya. Ia menambahkan pada prinsipnya Komisi V DPR RI akan mendorong ulang dan mendukung, ini bagian “PR” (Pekerjaan Rumah) Komisi V DPR RI, sebab diluar itu bukan tugas kita lagi sebagai eksekutor adalah Kementerian PUPR,”pungkasnya.

Usai Rapat sebagai bentuk komitmen dan kearifan lokal budaya Karo , Wakil Ketua DPRD SU, disaksikan ketua komisi D DPRD Provsu Sutrisno Pangaribuan Bupati Karo Terkelin Brahmana, perwakailan Formanas Julianus Sembiring menyematkan Beka Buluh (selempang khas Karo) kepada Ketua Komisi V DPR RI Ir. Fary Djemy Francis,berikut Jeruk Manis Karo diserahkan sebagai tanda keseriusan Komisi V telah mendukung penuh sesuai kewenangnnya.

(David)

Sumber: https://olnewsindonesia.com/