Mengantisipasi erupsi Gunung Sinabung yang tidak dapat diprediksi kapan terjadi dan mengingat saat ini Karo masih dalam status tanggap darurat, UPN Veteran Yogyakarta bekerja sama dengan Pemkab Karo dan melibatkan semua stake holder yang terlibat dalam penanganan bencana mengadakan simulasi gladi lapangan di halaman Kantor Kantor Bupati Karo, Jumat (10/5).

Acara ini melibatkan 60 personil yang terdiri dari TNI 0205/Tanah Karo. Polres Tanah Karo, BASARNAS Medan, Tagana Kabupaten Karo, PMI Kab. Karo, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kepastoran Vikep Santo Yakobus Rasul Kabanjahe,  ORARI, Camat dari Kecamatan di kaki Gunung Sinabung dan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Karo yang terlibat dalam penanganan bencana.

Turut berpartisipasi dalam simulasi gladi lapangan ini 315 orang CPNS Pemkab Karo penerimaan 2018 yang sedang melaksanakan magang. 

Ini merupakan rangkaian kegiatan  penyempurnaan penyusunan Peraturan Bupati Karo tentang  Rencana Kontijensi menghadapi ancaman letusan Gunung Sinabung. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan meningkatkan keselamatan masyarakat dalam menghadapi bencana ujar Dr. Puji Lestari, SIP yang merupakan ketua tim peneliti dan yang juga merupakan dosen prodi Ilmu Komunikasi dan Magister Manajemen Bencana UPN Veteran Yogyakarta. 

Puji berharap kegiatan dapat meningkatkan komunikasi dalam penanganan bencana dan simulasi gladi lapangan dalam manajemen bencana ini dapat diaplikasikan oleh Pemkab Karo dan stake holdernya.

Ketua Pusat Study Bencana UPN Veteran  Yogyakarta Dr. Eko Teguh Paripurno, MT, M.Si selaku narasumber berharap kegiatan ini sebagai proses kebijakan yang harus dilakukan secara bersama dan menjadi pembelajaran semua pihak yang terlibat dalam penanganan bencana erupsi Gunung Sinabung sehingga kedepannya dapat meminimalisir korban.

Kegiatan uji publik dan simulasi gladi posko dokumen rencana kontinjensi ini dimaksudkan untuk menyusun suatu perencanaan untuk mengurangi indeks resiko bencana di Kabupaten Karo dan secara spesifik bertujuan untuk memberikan landasan operasional, strategis, dan pedoman bagi seluruh pihak untuk penyelenggara penanggulangan secara menyeluruh, terpadu, dan terkoordinasi dengan baik. 

Suang Karo-Karo M.Sc. Asisten Pemerintahan dan Kesra dalam sambutannya sekaligus  menutup acara simulasi gladi lapangan menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan membangun awareness (kesadaran) dan kewaspadaan semua pihak terhadap bencana dengan cara membangun partisipasi semua pihak sehingga masyarakat siap menghadapi bencana. 

Demikian juga para CPNS Pemkab Karo penerimaan tahun 2018 terutama yang dari tenaga pendidik dan tenaga kesehatan, ketika terjadi bencana sudah mengetahui apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana dan turut berpartisipasi dalam penanggulangan bencana.

Melalui simulasi gladi lapangan ini, seluruh OPD, Stake holder dan CPNS Pemkab Karo sudah bisa mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi dan memahami apa yang harus dilakukan untuk meminimalisir dampak bencana ujar Suang.

Dalam pelaksanaan simulasi gladi lapangan yang dipimpin Erlaba Perangin-angin dari KODIM 0205/Tanah Karo, Kalaksa BPBD Karo Ir. Martin Sitepu dan Eko Teguh, ratusan CPNS Karo penerimaan tahun 2018 yang didampingi oleh Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Karo Teopilus Tarigan menyambut secara antusias dan turut terlibat dalam simulasi gladi lapangan tersebut.