Bupati Karo saat membubuhkan tanda tangannya Pemilu Damai Tanah Karo di kegiatan KPU RUN di halaman kantor DPRD Karo, Minggu) 07/04) 2019

Berita Tanah Karo, Online News Indonesia, Minggu (7/4)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab . Karo selaku penyelenggara Pemilu mengadakan kegiatan “KPU RUN” start dari halaman kantor DPRD Karo, melalui Jln Pahlawan – Simpang Enam -depan RSU Kabanjahe – Jln . Pala Bangun – hingga finish di kantor DPRD Karo dengan jarak 3 kilometer.


Ketua KPU Kabupaten Karo, bersama Forkopimda Kab. Karo, dan seluruh Peserta Pemilu membaca isi Deklarasi Pemilu Damai, di Halaman Kantor DPRD Karo, Kabanjahe Minggu (07/04) 2019

Acara “KPU RUN ” Ini di ikuti oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana, Wakil Ketua DPRD Karo Efendi Sinukaban, Kapolres Tanah Karo AKBP Benny Remus Hutajulu, Sekda Kab Karo Drs. Kamperas Terkelin Purba, Wadanyon 125/Smb, Danramil 03/Berastagi , Kodim 0205/TK, Ketua KPU Gemar Tarigan, Bawaslu Kab Karo , Asisten 3 Mulianta Tarigan, Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi, Kakan Kesbangpol Tetap Ginting, Kakan Satpol PP Hendrik Philemon Tarigan, Kadis Perizinan Susi Iswara Br Bangun, Kadis DPMD Abel Tarawai Tarigan, Kabag Humas Djoko Sudjarwanto,Minggu (07/04) 2019 pukul 10.30 WIB di Kabanjahe.

Usai kegiatan KPU RUN, diawali dengan sambutan Bupati Karo Terkelin Brahmana yang mengatakan agar peserta Pemilu menjaga pemilihan dengan tertib dan damai. Bupati berharap peserta dapat menjauhi politik uang, SARA, dan penggunaan Hoax,” jelasnya

Lanjutnya, Pemilu menjamin langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, oleh sebab itu jangan pernah menggunakan hak pilihnya dengan Golput dan saat ke TPS ramai ramailah datang pada tanggal 17 april 2019 dan jangan ada orang lain diajak tidak mencoblos, gunakan hak pilih sesuai hati nurani, ” himbau Terkelin.


Bupati , Kapolres , Ketua KPU Karo dan bersama Forkopimda lainnya mengikuti acara KPU RUN, Minggu (07/04) 2019

Sementara Ketua KPU Kab . Karo Gemar Tarigan mengatakan siap melaksanakan kampanye Pemilu yang aman, tertib, damai, berintegritas tanpa hoax, politisasi SARA dan politik uang, disamping itu kegiatan ini diadakan untuk meningkatkan partisipasi pemilih Kab Karo .

KPU Kab Karo prinsipnya sudah siap 100% melaksanakan Pemilu tanggal 17 April 2019 ini. Untuk itu kami yakin dengan kedewasaan kita partai politik semuanya pasti akan aman dan terkendali jika Pemilu berlangsung, maka dari itu, saya himbau hadirlah ke TPS, semisal ada pemilih belum menerima surat C6, jangan ragu dan percaya, seolah olah belum dapat C6 tidak dapat memilih.

Ini saya tegaskan sangat keliru, jangan percaya informasi hal tersebut jika ada orang yang mendengar hal tersebut jangan percaya, lebih baik silahkan bawa KTP dan KK (Kartu Keluarga) ke TPS, tunjukkan maka, kami selaku panitia penyelenggara membenarkan dapat memilih, ” jelas Gemar Tarigan .

Waktu yang diberikan kesempatan bagi pemilih diantara pukul 12.00 – 13.00 WIB bagi yang tidak memiliki C6, sebab C6 hanya sifatnya pemberitahuan, bukan jaminan syarat mutlak memilih, namun demikian, ingat tanggal 17 April 2019 jangan lupa lakukan pencoblosan sesuai dengan hati nuraninya, ” himbau Gemar.

Dalam kesempatan yang sama Kapolres Tanah Karo AKBP Benny Remus Hutajulu mengajak para peserta yang ikut dalam Pemilu turut andil dalam menyukseskan agenda Pemilu 2019, agar suasana tetap kondusif,” ujarnya.

Polri bersama TNI di Kab . Karo siap untuk mengamankan berjalannya Pemilu 2019 ini, ini sudah bagian dari tugas Polri menjaga ketertiban dan keamanan , untuk memberikan masyarakat Karo rasa aman, nyaman saat menggunakan hak pilihnya ke TPS, ” jelas AKBP Benny.

Selanjutnya,Bupati Karo dan KPU serta para Forkopimda disertai para perwakilan Capres dan Cawapres nomor urut 01 dan 02 serta 16 perwakilan partai politik yang ikut di Kab . Karo melakukan deklarasi damai dan kesepakatan penandatangan bersama.

Adapun Isi deklarasi, diantaranya menyatakan : Kami Tim kampanye Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2019 menyatakan Siap Kalah , Siap Menang dalam penyelenggaraan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, tidak menghina seseorang, Agama, Suku, Ras, Golongan, calon dan/atau peserta Pemilu tahun 2019, tidak menyerang, menghina, melecehkan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden,tidak menghasut dan mengadu domba antara perseorangan maupun antar kelompok masyarakat dan tidak mengganggu ketertiban umum.

(David)

Sumber: https://olnewsindonesia.com/