Bupati Karo Terkelin Brahmana SH didampingi Anggota DPRD Karo Thomas Joverson Ginting, Ferianta Purba, Kadis Pertanian Sarjana Purba , Kabid Bina Marga Hendra Mitcon Purba Berbincang bincang bersama Anggota DPD RI Badikenta Sitepu saat Coffee Break di Kabanjahe, Jumat (05/04) 2019


Berita Tanah Karo, Online News Indonesia, Sabtu (6/4)

Anggota DPD RI Badikenta Sitepu merupakan perwakilan dari Sumatera Utara setelah dilantik menjabat anggota DPD hingga akhir masa jabatan periode 2014-2019. Melakukan Reses diwilayah Sumatera Utara, termasuk ke Kab . Karo selalu menjadi catatan kunjungannya.
 
Terbukti saat ini dikedai cofee break X/O, bersama Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, Thomas Joverson Ginting, Ferianta Purba anggota DPRD Karo, Kadis Pertanian Sarjana Purba, SSTP, Kabid Bina Marga PUPR Mitcon Purba , pada Jumat (05/04) 2019 sekira pukul 17.30 WIB di Kabanjahe.

Menurut Badikenita, kedatangannya sudah bagian dari Reses dari tugasnya selaku anggota DPD RI, apalagi Kab . Karo sebagai kampung halamannya . Ini diungkapkan Badikenita saat bincang bincang sambil menikmati kopi dan Jus , dan menyampaikan program Parawisata kedepan agar diperhatikan lagi, yang diprioritaskan itu daerah Tongging, Tahura dan Lau Kawar, ” sebutnya.

Daerah ini, rencana saya ditata ulang, dengan cara menghidupkan kembali agar lokasi Parawisata ini dapat berkembang, kita Refresh, jika perlu saya selaku Komisi I DPD RI akan melobi ke pusat untuk mencari dananya agar dapat daerah ini menjadi Event skala Nasional , seperti Even “Tour the Sinabung” sudah ada di Karo, ” katanya.

Menyahuti usulan program anggota DPD RI Badikenta Sitepu ini Bupati Karo Terkelin Brahmana angkat bicara, pada prinsipnya demi pembangunan Kab. Karo Kita welcome apapun program yang ditawarkan kepada Pemkab Karo. Hanya saja nanti, ada beberapa usulan yang disebutkan tadi, perlu kita kaji lebih mendalam terkait daerah Parawisata yang ditawarkan untuk dihidupkan kembali menjadi objek Event skala Nasional , misalnya Lau Kawar ,” kata Terkelin Brahmana.

Dimana daerah ini adalah daerah masuk zona merah, jadi walaupun saat sekarang ini jarang terjadi erupsi, maka kita Pemkab Karo seandainya ada dana yang bisa disiapkan ke Lau Kawar , kita akan kordinasikan dulu kepada pihak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi  jangan nanti kita buatkan daerah Lau Kawar sebagai tempat Parawisata bagi masyarakat umum ternyata bertentangan dengan ketentuan Vulkanologi, jadi terkait Lau Kawar saya belum optimis, ” jelasnya.

Terang Bupati kembali , Tahura dan Tongging kita siap bekerjasama, jika perlu adminitrasi yang dibutuhkan ibu Badikenita kita akan berikan, dengan banyaknya Even – Even terlaksana di Kab Karo sudah pasti Parawisata akan menjadi maju, terkait infrastruktur jalan di kota Berastagi kita akan terus benahi dan sudah kita instruksikan ke Dinas PUPR, untuk didata jalan yang rusak agar tahun ini yang belum tertampung pembiayaannya maka diusahakan tampung di Perubahan APBD 2019, ” imbuhnya.

(David)

Sumber: https://olnewsindonesia.com