Anggota DPR RI Fraksi PDIP Djarot Saiful Hidayat didampingi Bupati Karo Terkelin Brahmana dan Bupati Simalungun JR Saragih serta Ketua DPRD Karo Iriani Br Tarigan (tidak terlihat).(andalas/robert tarigan)

Kabanjahe-andalas Anggota DPR-RI Fraksi PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat menggelar sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Desa Suka Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, (20/7/2020).

Uniknya, sosialisasi itu digelar di Gedung Museum Mahaputra Utama Letjen Jamin Ginting di Desa Suka. Filosofi dari design unik museum yang terinspirasi dari perjuangan Letjen Djamin Gintings diaanalogikan seperti bentuk kulit kacang yang mengandung terdiri dari dua lantai itu diresmikan Menteri Pertahanan RI Bapak Purnomo Yusgiantoro 7 September 2013.

Museum yang berdiri megah itu, juga diharapkan dapat menjadi ikon dan wisata sejarah sekaligus sebagai wadah untuk melestarikan nilai-nilai perjuangan dan budaya Karo.

Sosialisasi itu juga dihadiri dua bupati sekaligus, yakni Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH dan Bupati Simalungun JR Saragih SH MH, serta Ketua DPRD Karo Iriani Br Tarigan.

Pada kesempatan itu, Djarot mengatakan, empat pilar kebangsaan adalah tiang penyangga yang kokoh (soko guru) agar rakyat Indonesia merasa nyaman, aman, tenteram dan sejahtera serta terhindar dari berbagai macam gangguan dan bencana.

Dia menambahkan, pilar adalah tiang penyangga suatu bangunan agar bisa berdiri secara kokoh. Bila tiang rapuh maka bangunan akan mudah roboh."Empat Pilar Kebangsaan tersebut yakni Pancasila, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, dan UUD 1945. Sosialisasi harus dilakukan secara kreatif dan menyasar semua kalangan, agar tidak sesat,"ata Djarot.

Menurut Pelaksana Tugas Ketua DPP PDIP Sumut itu, dirinya hadir dalam menyosialisasikan empat pilar kebangsaan, bukan atas nama ketua PDI Perjuangan. "Namun demikian Partai PDI Perjuangan tetap konsisten tegak lurus dalam ideologi negara Pancasila,” tutur Djarot.

Djarot melanjutkan, tidak ada satu persoalan yang tak dapat diselesaikan apabila dilakukan secara bergotong royong. Dan itulah nilai hakiki dari Pancasila. "Nilai-nilai itu ada di Desa Suka ini, yang dikenal sebagai desa kelahiran Pahlawan Nasional Letjen Djamin Ginting,"tuturnya.

Sementara, Bupati Karo Terkelin Brahmana menyampaikan, kegiatan empat pilar kebangsaan tersebut hendaknya diaktualisasikan dalam perilaku sehari-hari dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Lebih jauh Terkelin Brahmana meminta, semua pihak untuk mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan, supaya tidak tergerus pola pikir salah dalam praktik kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat.

Senada dikatakan Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MH dan Ketua DPRD Karo Iriani Br Tarigan yang juga politisi PDIP, bahwa Pancasila sebagai pemersatu bangsa dari perspektif empat pilar kebangsaan, harus dibumikan kembali. (RTA)

Sumber: http://harianandalas.com