Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH didampingi Ketua DPRD Karo Iriani Br Tarigan, Dandim 0205 /TK Letkol Inf Taufik Rizal Batubara, Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi, Kadis Perkim Paksa Tarigan, ST, Kadis PUPR Edward Pontianus Sinulingga dan Kades Kacaribu Suhardi Tarigan saat melakukan peninjauan 'Jembatan Merah Putih' yang baru dioperasikan hasil karya TMMD (Tentara Manunggal Masuk Desa) ke 107 Kodim 0205/TK Tahun 2020, di Desa Kacaribu | topmetro.news

topmetro.news – Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH menilai, program TMMD ke 107 telah berhasil mendongkrak perekonomian di Kabupaten Karo, karena selama ini hasil pertanian masyarakat terisolir.

Setelah dibangunnya jalan dan ‘Jembatan Merah Putih’ di Desa Kacaribu Kecamatan Kabanjahe menjadi jalan alternatif penghubung Karo dengan Provinsi Aceh, tentu menggairahkan perekonomian masyarakat.

Hal itu diungkapkan Bupati Karo didampingi Ketua DPRD Karo Iriani Br Tarigan, Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal Batubara, Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi, Kadis Perkim Paksa Tarigan ST, Kadis PUPR Edward Pontianus Sinulingga, dan Kades Kacaribu Suhardi Tarigan saat melakukan peninjauan Jembatan Merah Putih’ yang baru dioperasikan hasil karya TMMD (Tentara Manunggal Masuk Desa) ke 107 Kodim 0205/TK Tahun 2020, di Desa Kacaribu, Kecamatan Kabanjahe, Kamis (11/6/2020).

Menurut Bupati Karo, peninjauan ini guna memastikan jembatan sudah dapat dipergunakan oleh masyarakat yang merupakan jalur alternatif. Sehingga mengurangi kemacetan di Jalur Kabanjahe – Kacaribu menuju Tigabinanga dan Provinsi Aceh.

Sementara itu, Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal SE mengatakan, setelah ditinjau, ‘Jembatan Merah Putih’ sudah dapat dipergunakan masyarakat. Termasuk untuk mengangkut hasil pertanian.

“Untuk pengerjaannya kemarin sudah selesai tepat waktu dan sudah dapat digunakan oleh masyarakat. Dengan selesainya jembatan ini, momentum bagi masyarakat untuk membawa hasil buminya ke ibukota kabupaten dengan cepat,” ungkapnya.

Menurut Taufik, ‘Jembatan Merah Putih’ itu sudah dapat dilalui kendaraan berbagai jenis kendaraan. Sementara daya tahan kekuatan jembatan diperkirakan mampu menahan beban sekitar 20 ton.

Peninjauan itu turut disaksikan utusan Komando Atas dalam hal ini Kodam I/BB Letkol Inf Bayu Wahyu, untuk mengetahui Program TMMD ke 107 yang ditengarai telah selesai 100 persen. Dan secara langsung real dan nyata program tersebut sudah dapat difungsikan oleh masyarakat.

Sasaran Fisik TMMD
Sebelumnya, sasaran fisik TMMD ke-107 dengan menggunakan anggaran APBD Karo Tahun 2019 meliputi pembuatan jembatan komposit 18 m x 6 m, pembuatan bronjong 30 meter, pembuatan parit 200 meter.

Dalam kesempatan itu Letkol Inf Bayu Wahyu mengatakan, ‘Jembatan Merah Putih’ yang telah dibangun melalui Program TMMD KE 107, sangat diapresiasi dan sudah memenuhi standar pekerjaan di TNI.

Namun demikian, katanya, untuk lebih efektif daya tahan bangunan jembatan dikemudian hari, agar di sisi jembatan perlu penambahan batu bronjong. Jika memungkinkan anggaranya ditampung kembali di APBD Karo.

Pada kesempatan yang sama Kades Kacaribu Suhardi Tarigan didampingi masyarakat, P Ginting, mengaku sangat berterimakasih kepada jajaran Kodam I/BB Medan. Khususnya Kodim 0205/TK dan Pemkab Karo yang sudah memperhatikan akses jalan di Desa Kacaribu.

reporter | Rafael M Putra Pinem

Sumber: https://topmetro.news