Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Kepala Plt. DPMPTSP Kabupaten Karo Joses Bangun saat kunjungan ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) Kabupaten Karo. Andalas/robert tarigan

Kabanjahe-andalas Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH menegaskan ditengah pandemi Covid-19, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sejajaran Pemkab Karo tetap melakukan pelayanan prima kepada masyarakat. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Karo tetap menjamin pelayanan tetap prima ditengah wabah Covid-19 dengan meluncurkan berbagai program inovatif yang bisa mengurangi penyebaran virus korona tersebut.

Namun pelayanan masyarakat ini, harus dilakukan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan secara ketat, seperti pemeriksaan suhu tubuh, mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, memakai masker, menjaga jarak atau physical distancing, serta secara berkala melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan dinas.

Hal ini dikatakan Bupati Karo saat melakukan kunjungan ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) Kabupaten Karo, Kamis petang (04/06/2020). Sekaligus memperkenalkan aplikasi Si CANTIK untuk layanan perijinan secara online.

“Dengan inovasi layanan Si CANTIK ini, kebutuhan masyarakat dalam hal pengurusan perizinan khususnya akan lebih sederhana, mudah dan cepat. Namun tetap memperhatikan kemanan dan kenyamanan masyarakat pemohon, maupun petugas pelayanan," kata Terkelin Brahmana.

SiCANTIK merupakan singkatan dari Aplikasi Cerdas Layanan Perizinan Terpadu untuk publik. Penggunaan aplikasi ini sekaligus melengkapi aplikasi Online Single Submission (OSS) yang sudah terlebih dahulu diterapkan dalam penyelenggaraan perizinan di Kabupaten Karo.

Dengan penggunaan aplikasi ini, maka seluruh pelayanan perizinan dan non perizinan di DPMPTSP Kabupaten Karo sudah diselenggarakan dengan sistem aplikasi online berbasis tekhnologi informasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan sebuah sistem pelayanan perizinan berbasis digital yang sederhana dan mudah, tutur Bupati.

Dia menjelaskan bahwa pelayanan perizinan secara online ini semata-mata bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kontak langsung antara pemohon dan pemberi ijin, sehingga memperkecil kemungkinan terjadinya praktek kolusi dan penyebaran virus korona, terangnya.

"Semoga dengan inovasi pelayanan publik pada era menuju fase new normal ini, diharapkan Kabupaten Karo dapat lebih mencegah penyebaran Covid-19," harap Terkelin Brahmana.

Sementara Kepada Bappeda Kabupaten Karo Ir Nasib Sianturi menyebutkan, walaupun DPMPTSP Kabupaten Karo saat ini menggunakan metode Si CANTIK, masyarakat pemohon izin tetap harus datang ke kantor DPMPTSP di Kantor Bupati.

"Pelayanan perizinan kepada masyarakat tetap dilakukan melalui online, namun untuk dokumen masyarakat tetap harus datang ke kantor. Tentunya dengan menjalankan protokol kesehatan," sebut Sianturi.

Begitupun yang disampaikan Kepala Plt DPMPTSP Kabupaten Karo Joses Bangun. Untuk menuju tatanan new normal life pihaknya akan tetap menerapkan physical distancing secara ketat, dan juga menjaga kebersihan, ke setiap orang yang datang untuk mengurus izin. “Masa pandemi Covid-19, protkol kesehatan wajib dijalankan oleh semua orang, tanpa terkecuali demi kesehatan dan keselamatan bersama,” tandasnya. (RTA)

Sumber: http://harianandalas.com