Keterangan Gambar : Direktur BNPB Peningkatan dan Pemulihan Fisik Kedeputian Rehabilitasi dan Rekonstruksi Taufik Kartiko, didampingi Bupati Karo Terkelin Brahmana saat meninjau 170 unit rumah hasil Relokasi tahap III di Siosar (foto: R Tarigan)

RADARMEDAN.COM,KARO - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Doni Monardo melalui  Direktur peningkatan dan pemulihan fisik Kedeputian Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Taufik Kartiko, lakukan peninjauan kelokasi pembangunan huntap tahap III , Senen (25/11) pukul 17.00 WIB di Siosar.

Saat peninjauan berlangsung itu ikut mendampingi  Bupati Karo, Terkelin Brahmana, Liaison officer (LO) Kolonel Inf Yufti Senjaya, Asisten 1 pemerintahan Drs Suang Karo-karo, Kalak BPBD Ir Martin Sitepu, Kabid RR BPBD Provinsi Sumut, Adam dan Kasi BPBD Kab Karo, Nius Abdi Ginting.

Kedatangan rombongan disambut oleh  konsultan dan sekaligus pengawas yang  mewakili pihak PT Sakarnas, Dermawan Tarigan.

Direktur peningkatan dan pemulihan fisik Kedeputian Rehabilitasi dan Rekonstruksi Taufik Kartiko, mengungkapkan kedatangannya ke Kab  Karo secara khusus ingin melihat secara langsung progress pembangunan Relokasi tahap III.

"Selama ini kita sudah mendapat laporan secara tertulis terkait progres pembangunan relokasi tahap III, namun membuktikan itu pihak BNPB menugaskan saya untuk melihat secara fisik,"ujarnya.

Ia menilai, sejauh ini pembangunan Relokasi tahap III, masih  berjalan sesuai rencana, dan sudah mulai rampung. "Iya kita sisir tadi, sudah terlihat rumah seperti siap huni, tinggal infrastruktur jalan yang belum terbangun,"katanya

Hal senada dikemukakan Bupati Karo, Terkelin Brahmana pembangunan rumah 170 unit hasil Relokasi tahap III, masih sesuai rencana dan Pemda Karo selalu memonitor pekerjaan perusahaan yang dilakukan oleh BPBD Karo, untuk menjadi bahan evaluasi dan penentuan langkah langkah yang dibutuhkan.

"Saya berharap ditahun 2020 mendatang relokasi tahap III ini mudah mudahan segala fasos dan fasum segera terselesaikan. Sehingga masyarakat dengan cepat dapat menghuni rumah itu yang selama ini sudah dinantikan para pengungsi,"ujarnya.

Sementara PT Sakarnas selaku pemenang tender pembangunan Relokasi tahap III diwakili  oleh  Dermawan Tarigan selaku konsultan dan pengawas mengatakan, optimis bulan Desember 2019 target pembangunan rumah akan selesai dikerjakan.

"Kita akan menyelesaikan target  sebanyak 170 unit rumah sesuai dengan kontrak  yang ada, walaupun ada sedikit terganggu faktor cuaca dan tekstur  tanah yang agak sulit,"ujarnya.

Hal ini berdampak dalam mengisi  material ke lokasi  seperti semen, pasir, besi, kerikil dan batu bata, terkendala akibat tekstur tanah yang sulit dilalui dan kendaraan semuanya harus menggunakan double cabin. Pihaknya memastikan sebelum tanggal 31 Desember berakhir pekerjaan sudah selesai dilaksanakan.

"Untung saja, kita memiliki excavator, setiap kendaraan lengket membawa material excavator siap mendorong kendaraan tersebut, ruginya excavator tidak dapat diberdayakan sepenuhnya karena harus terbuang waktu untuk mengontrol kendaraan  yang membawa bahan material yang masuk,"ungkapnya.(RT/RM)

Sumber: https://www.radarmedan.com/