Radio Republik Indonesia (RRI) Medan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Karo melaksanakan kegiatan Launching Program Kentongan RRI serta Dialog Interaktif Luar Studio dengan tema Peran Radio Dalam Memberikan Edukasi Tanggap Bencana Kepada Masyarakat Melalui Program Kentongan, pada hari Selasa (27/8) bertempat di Aula Kantor Bupati Karo Jalan Jamin Gintign Kabanjahe.

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH., dan dihadiri Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal S.E., Kalak BPBD Kab. Karo Drs. Martin Sitepu, Ka RRI Medan Nawir S.Sos, Anggota Pengawas Penyiaran Publik RRI, Pasinteldim 0205/TK Kapten Inf Gandhi N. Hartanto, Danramil 04/SE Kapten Kav J. Surbakti, Asisten I Setda Kab. Karo, Pejabat SKPD Kab Karo serta Tamu dan ratusan undangan yang berasal dari masyarakat, pelajar dan relawan BPBD.

Bupati Karo, Terkelin Brahmana, SH dalam sambutannya  menyatakan bahwa untuk mengatasi kurangnya kesadaran dan budaya kesiagaan masyarakat menghadapi bencana, penggunaan radio sebagai media edukasi bencana di Karo sangatlah tepat. Mengingat biaya radio murah, bisa dijalankan dengan menggunakan tenaga baterai yang mudah di beli di warung sehingga bisa tetap diputar walaupun di wialyah yang tak ada jaringan listrik. Radio juga ringkas sehingga lebih fleksibel dibawa kemana pun dan sinyal radio lebih kuat menembus tebing-tebing bukit, dimana sebagaian pemukiman warga bermukim.

Dialog interaktif ini dipandu oleh Desi Putri Utami Reporter RRI Medan dengan materi terkait pentingnya Kentongan dalam mengantisipasi bencana alam terkait dengan adanya bencana erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo.