Gunung Sinabung meletus kembali dengan kekuatan lebih besar, Jumat (3/9/2010) pagi, dibanding letusan sebelumnya.

Menurut Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono, letusan lebih besar itu terjadi karena ada penumpukan energi yang terjadi setelah letusan terakhir, Senin (31/8/2010) lalu.

Catatan PVMBG, kegiatan vulkanik di tubuh gunung yang masuk wilayah Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara, itu mulai meningkat drastis sejak Kamis (2/9/2010) pukul 19.30.

Sejak Jumat dini hari, seluruh penduduk yang tersisa di daerah rawan I bencana, seperti Desa Suka Nebi dan Desa Suka Nalu serta Desa Guru Kinayan telah dievakuasi.

Hal yang sama juga terjadi pada para petugas keamanan, baik dari Brigade Mobil maupun TNI. Beberapa truk hilir mudik mengangkut para petugas keamanan. Tidak jarang warga menumpang kendaraan tersebut karena tidak ada sarana transportasi untuk mengangkut mereka keluar dari daerah tersebut.

Letusan terjadi sekitar pukul 04.45. Dua hingga tiga menit sebelum letusan, suara gemuruh sudah mulai terasa. Begitu juga dengan getaran yang mencapai hingga radius 6 kilometer lebih.

Para penduduk yang masih tersisa segera meninggalkan tempat tersebut menggunakan kendaraan yang dimiliki. Hingga saat ini para penduduk masih berkumpul di sekitar kawasan Simpang Empat.

Sumber : KOMPAS.com