Nande-nande "sandera" Bupati Terkelin Brahmana, untuk naik ke kenderaan yang mereka siapkan, yakni mobil pick up yang biasa digunakan sebagai pengangkut komoditi pertanian. foto gogo barus


 
KARO, Metro24.Co – Seorang Bupati, saat melakukan tugas atau kunjungan ke daerah, biasanya didampingi oleh pejabat terkait lainya. Atau paling tidak didampingi oleh sang Ajudan.

Ya.. Ini umum dilakukan para pejabat. Tak terkecuali Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH. Namun, momen seperti ini justeru dimanfaatkan oleh para Nande-nande (Ibu-ibu, dalam bahasa Karo, red).

Mereka justeru “menyandera” Bupati Terkelin Brahmana, untuk naik ke kenderaan yang mereka siapkan, yakni mobil pick up yang biasa digunakan sebagai pengangkut komoditi pertanian di Kabupaten Tanah Karo, Provinsi Sumatera Utara. Padahal, pada Sabtu (14/2/2020) pagi itu, Bupati “dikawal” Kepala Bappeda Karo, Ir.Nasib Sianturi MSi, Kadis PUPR Edward Pontianus Sinulingga ST, Kabid Bina Marga Hendra Mitcon Purba ST MSi dan Kabid Bappeda Efanlit. Kok bisa…???

Ternyata, para Nande-nande itu ingin memanfaatkan momen itu agar bisa bersama Bupati melihat langsung kondisi jalan yang menghubungkan Desa Singa dasn Desa Kubu Simbelang, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Soalnya jalan yang menghubungkan kedua desa itu, konsisi sangat memprihatinkan.

“Melihat Bupati ada, kami Nande-nande mengajaknya naik kendaraan, untuk bersama-sama meninjau dengan mobil pick up, ke lokasi jalan yang rusak,” ujar Nomi Br Tarigan, salah satu Ketua Pengurus Runggun GBKP Kubu Simbelang, dengan raut wajah sumringah.

Atas nama Nande-nande dan seluruh warga di dua desa itu, Nomi Br Tarigan sangat berterimakasih atas kedatangan Bupati karo bersama rombongan OPD yang begitu peduli, dan reaktif mendengarkan keluhan warga seputar jalan penghubung Desa Kubu Simbelang dan Desa Singa, yang kondisinya rusak beratdi beberapa titik.

Dikesempatan itu, Kades Kubu Simbelang Rahmat Ginting membenarkan bahwa jalan penghubung kedua desa di dua titik, rusak parah. Khususnya pada musim penghujan seperti ini. Sedangkan panjang jalan ada sekira 2.5 km dari Desa Kubu ke Desa Singa, ujarnya.

Kades Kubu Simbelang bersama Kades Desa Singa bekerja sama, karena akan ada perbaikan jalan serta pelebaran jalan. Harus ada pembebasan lahan untuk bisa merealisasikannya.

“Tentu kami dua desa akan berusaha untuk menuntaskan masalah pembebasan lahan kedepannya,” kata Rahmat

Hal senada dikemukakan Kades Desa Singa Abel Ginting, bahwa untuk peningkatan jalan sesuai saran bupati kedepan, mereka akan melakukan konsolidasi guna membahas pembebasan lahan dengan masyarakat kedua desa, sesuai kearifan lokal Budaya Karo, ucapnya.

Sementara Bupati Terkelin Brahmana SH MH semua rencana pembangunan di sana bisa terwujud jika seluruh lapisan masyarakat saling bahu membahu, saling bantu membantu.
“Ibarat kita berkumpul dalam satu kendaraan ini, maka semua pasti akan ada solusi-nya,” terang Bupati.

Setelah meninjau dua titik jalan yang butuh perbaikan secepatnya. Bupati langsung menginstruksikan Dinas PUPR agar jalan yang rusak tersebut dengan pasir dan batu (sertu). Tujuannnya agar masyarakat dan anak anak sekolah bisa melalui jalan antar desa ini dengan nyaman untuk proses kegiatan belajar mengajar (KBM). Ini hanya sementara saja, sebelum jala tersebut diperbaiki dengan benar.

Melanjuti arah Bupati, Kepala Dinas PUPR Edward Pontianus Sinulingga langsung memesan 3 dum truk sertu. Ini untuk sementara agar akses jalan antar desa bisa dijalani.

“Kita manfaatkan dahulu sertu yang telah kita pesan untuk Menimbun lobang jalan yang rusak parah, dan sebentar lagi sudah sampai,” ujar Edward.

Benar saja, tidak menunggu lama ketiga Dam truck telah sampai di lokasi dan segera diarahkan Kadis beserta Stafnya untuk menimbun jalan yang rusak. Ini disaksikan oleh rombongan Bupati Beserta Kades 2 Desa dan masyarakat.

Turut hadir dalam peninauan jalan itu, Sekcam Tiga Panah Elisa Br Ginting, Kades Singa Abel Ginting dan Pdt GBKP Rawamangun Maslon Ginting.
(GO2/Metro24)

Editor : S Tandang

Sumber: https://metro24.co/