Moderamen GBKP Kabanjahe mendorong seluruh pihak terkait, Bupati, Direktur RSUD dan Pansus DPRD, agar segera merealisasikan pembangunan RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kabanjahe di lokasi yang baru

 
KARO, Metro24.Co – Moderamen GBKP Kabanjahe mendorong seluruh pihak terkait, Bupati, Direktur RSUD dan Pansus DPRD, agar segera merealisasikan pembangunan RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kabanjahe di lokasi yang baru. Tujuannya agar tanah bekas RSUD yang lama dapat kembali ke pihak Moderamen GBKP sebagai pemilik sesuai sertifikat HGU No.316.

Ini terungkap dari gelar RDP (Rapat Dengar Pendapat) antara pihak Moderamen GBKP Kabanjahe yang diketuai Pdt Agustinus Purba, Bupati Terkelin Brahma SH, dan Direktur RSUD Kabanjahe, Arjuna Wijaya, Selasa (3/3) pagi sekira pukul 09.30 WIB, di Ruang Rapat Kantor Bupati Lantai II.

Moderamen GBKP Kabanjahe juga ingin tahu, apa sebenarnya kendala pembangunan RSUD Kabanjahe di lokasi baru. Padahal, rencana pembangunan Gedung Rumah Sakit baru tersebut sudah lama dicanangkan.

Sementara, Moderamen GBKP memiliki kepentingan pemanfaat atas lahan RSUD Kabanjahe sekarang. “Bagaimana tanah RSUD yang sekarang dapat GBKP dikuasai kembali, kalau pihak Pemkab sendiri belum membangun RSUD yang baru,” ujar Ketua Moderamen GBKP Pdt Agustinus Purba diawal rapat, dengan nada bertanya.

Kemudian, upaya Moderamen GBKP untuk bisa kembali mengelola tanah lokasi RSUD Kabanjahe, bukanlah bermaksud menyerang Pemkab.Karo. Justeru, Moderamen GBKP Agustinus memberikan apreisasi yang tinggi atas segala upaya yang telah Pemkab.Karo lakukan selama ini, bahkan melobi sampai ke tingkat pusat di Jakarta.

“Jadi tidak ada maksud menyerang Pemkab.Karo dengan dalih mensia-siakan usaha yang sudah diraih,” ucap Pdt Agustinus Purba.

Menyahuti itu, Bupati karo Terkelin Brahmana SH MH, menyampaikan rasa simpatinya sekaligus memahami kegelisahan Moderamen GBKP. Soalnya, pembangunan RSUD Pemkab.Karo di lokasi baru, di Desa Rumka Kabanjahe, hingga kini belum terealisasi.

“Padahal sebenarnya, Pemkab.Karo dan DPRD Karo sudah setuju dengan melakukan studi kelayakan yang ditampung anggaran di APBD Tahun 2019,” ujar Terkelin Brahmana.

Sementara Direktur RSUD Pemkab Karo, Arjuna Wijaya, mengakui kendala pembangunan RSUD dikarenakan Pansus DPRD Karo untuk pembangunan RSUD baru ini masih sedang bekerja. Padahal tahapan perencanaan pembangunan, semisal Studi Kelayakan, Pengadaan Tanah 4 hektar di Desa Rumka, Pengajuan Proposal Dana ke Kemenkes RI yang ditaksir mencapai Rpp40 miliar, sudah rampung seluruhnya.

Nah, domain pembangunan RSUD baru ini ditangan Pansus DPRD Karo, berdampak pada rencana pembangunan fisik RSUD pada 2020 ini. Padahal, ini telah ditampung pada mata anggaran APBD TA.2019 sebesar Rp.3 miliar.

“Karenanya, setelah rapat ini, kiranya dapat diputuskan kedepan anggota DPRD Karo, Moderamen GBKP dan Pemkab Karo duduk satu meja,untuk mencari solusi,’ ujar Arjuna Wijaya.

Rugikan Masyarakat

Hal senada dikemukakan Sekum GBKP, Rehpelita Ginting. Terhambatnya proses pembangunan diduga adanya mikomunikasi. Tentu pihak Moderamen GBKP tidak bisa mencampuri ketidakcocokan, apa yang dipikirkan DPRD Karo dan apa yang dipikirkan Pemkab.Karo.

Rehepelita menilai, timbulnya persoalan seperti karena pertemuan tidak intens dilakukan. Tentu ini sangat merugikan masyarakat.

Saran Rehpelita, jangan hanya andalkan pendekatan hanya secara politis, tapi harus juga dicoba sisi regulasi, dan hukum. “Ini bukan maksud menggurui,” sarannya.

Dipenghujung Rapat, Bupati Terkelin Brahmana SH MH akan menindaklanjuti RDP ini. Dalam waktu Pemkab.Karo akan menyurati DPRD Karo terkait tindaklanjuti hasil Pansus DPRD dan kepada pihak Moderamen GBKP. Bupati juga menyatakan kesediaannya sebagai fasilitator untuk mengadakan rapat selanjutnya.

Hadir dalam Rapat dengar pendapat yang dimotori Moderamen GBKP Staf ahli Mulia Barus, staf ahli Agustin Pandia, Plt Asisten 1 Dapit Trimei Sinulingga, Asisten 3 Mulianta Tarigan, Kabag Hukum, Kabag Penum Capelrilus Barus, Kabid Kesehatan Kawal Maha dan OPD Pemkab.Karo. (gogobarus/metro24.co)

Editor : S Tandang

Sumber: https://metro24.co/