topmetro.news – Bupati Karo Terkelin Brahmana SH merasa bangga, even ‘Karo SIV (Simulasi d’Incident en Vol) Course’ berhasil diikuti 23 penerjun/pilot yang berasal dari Jakarta, Bogor, Padang, Bogor, dan Bali. Bahkan ada dari Negara Turki dan Spanyol yang tentunya akan mempromosikan Desa Wisata Karo ke negara mereka.

Hal itu ditegaskan Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Karo Sariati dan Camat Merek Juspri Nadeak pada acara penutupan even ‘Karo SIV Course’, Minggu (23/2/2020), di Desa Wisata Tongging Karo.

“Keikutsertaan para penerjun lokal dan mancanegara tersebut merupakan modal Dinas Pariwisata Karo mempromosikan lebih tajam lagi. Bahwa objek desa wisata yang dimiliki Karo sudah dikenal di tingkat nasional dan internasional. Hal ini tidak terbantahkan dengan adanya dua negara ikut dalam even ‘Karo SIV Course’ tersebut,” tandas Bupati Karo.

Lebih lanjut diungkapkan Bupati Karo, atas nama pemerintah daerah mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Dan diharapkan akan dapat menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke objek wisata Gajah Bobok dan Tongging.

“Ke depan akan kita rencanakan untuk membuat even paralayang semisal ‘akrobatik’ karena lokasi Gajah Bobok ini sangat cocok untuk gelar even tersebut yang dibarengi dengan suguhan pesona pemandangannya ke Danau Toba,” tandasnya.

KEJUTAN SENSASI WISATA
Menurut Terkelin Brahmana, desa wisata ini seperti tak pernah puas memberikan kejutan-kejutan baru untuk sensasi berwisata. Ada banyak jenis objek wisata yang dapat dipandang dan ditemukan di objek ini. Mulai dari bukit hingga ke Danau Toba dan ‘Karo SIV Course’ (simulasi kejadian dalam penerbangan) dengan istilah paralayang.

Seperti diketahui, sebut bupati, even ini diselenggarakan selama empat hari. Yakni sejak 20-23 Pebruari 2020. Kegiatan dilakukan dengan penerjun melakukan take off di Siparna Gajah Bobok dan landing di Pantai Sinalsal Tongging.

Menurut Terkelin, kegiatan ini cukup bergengsi. Sebab Simulasi d’Incident en Vol ini merupakan olahraga paralayang yang nge-hits di lokasi salah satu objek wisata yang menyediakan fasilitas kegiatan yang memicu dan memacu adrenalin.

“Paralayang ‘Karo SIV Course’ bisa membuat kita mengucurkan keringat dingin, bersemangat, berteriak sekaligus berdecak kagum, menghadapi situasi yang tidak stabil dan berpotensi berbahaya. Seperti collapse, full stall dan cravattes,” ucapnya.

reporter | FP Pinem

Sumber: https://topmetro.news/