SIMANTAB.COM, Karo – Tari budaya tradisional adalah cerminan dan jiwa dari sebuah daerah, mengantisipasi agar budaya tidak memudar dikalangan generasi penerus bangsa. Untuk itu Kecamatan Kabanjahe melalui Kelurahan Gung Leto, melaksanakan kegiatan perdana sanggar senitari Budaya Karo. Hal tersebut sesuai dengan himbaun Mendagri melalui amanat Permendagri No 130 Tahun 2018 tentang Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan, Senin (23/12/2019) sekira pukul 15.30 WIB.

Adapun tujuan kegiatan perdana sanggar seni tari anak usia sekolah dasar dan menengah tersebut disampaikan Lurah Gung Leto yang juga sebagai PPTK. Lurah Gung Leto, Alexsander Ginting, meningkatkan, menumbuh kembangkan partisipasi dan kecintaan terhadap budaya lokal khususnya kepada generasi muda.

” Kegiatan ini murni berasal dari APBD (DPA-SKPD) kantor camat kabanjahe Sub Organisasi Kantor Lurah Gung Leto, TA 2019, dan semoga meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kelurahan Gung Leto khususnya, selain penggelola sanggar tari, juga melibatkan pelaku usaha kuliner ,penjahit yang berdomisili di wilayah Gung Leto,” ujar Ginting

Dalam Sambutan Camat Kabanjahe Frans Leonardo Surbakti SSTP, menyampaikan bahwa kedepannya kegiatan tersebut akan dilaksanakan berkesinambungan dan generasi penerus bangsa nantinya semakin termotivasi untuk mencintai budaya sendiri.

“Agar rasa kecintaan generasi muda,terhadap budaya lokal makin melekat dan tertanam sejak dini,” tegas camat singkat.

Wakil Bupati Karo Corry Sebayang, saat membuka acara Perdana Sanggar Tari tersebut sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, nilai budaya yang ditanamkan sejak dini adalah sebuah pengalaman yang luar biasa bagi anak-anak kami akan tampil, dan rasa kecintaan itu harus dipupuk dengan seni budaya tanpa mengabaikan pelajaran di sekolah,” kata Cory Sebayang.

“Ini harus menjadi memori yang bisa memacu kecintaan anak-anak kami agar lebih mencintai dan melestarikan budaya Karo ,karena ini hal yang luar biasa,” tegas Wakil Bupati.

Acara yang dilaksanakan dengan teratak yang sederhana namun berjalan penuh hikmad, tampak hadir SKPD, OPD, tokoh masyarakat Ngampus Sembiring, Ketua Sanggar Tari Gung Leto Asman Surbakti, Kepling- Kepling Gung Leto, yang antusias menikmati tarian daerah Terang Bulan,  Mbuahpage, Embas-embas serta adu perkolong-kolong yang dibawakan anak-anak pelaku tari yang dipimpin oleh pelatihnya Roy Tarigan dan Nirma Br Pinem. (Biring)

Sumber: https://simantab.com/