Berita Karo.OLNewsindonesia,Senin(04/03)

Desa Kuta Mbaru Kec . Munte kab. Karo kembali mempromosikan aset daerahnya melalui kepala desa dengan mengundang Pemkab Karo untuk meninjau desa wisata “Pelangkah Gading” yang dinantikan warga Kuta Mbaru untuk dapat uluran tangan Pemkab Karo.

Hal ini dikatakan Kepala Desa Kuta Mbaru Benyamin Sembiring, saat menyambut kedatangan rombongan Bupati Karo Terkelin Brahmana SH bersama Asisten 1 pemerintahan Drs Suang Karo Karo, Ir Nasip Sianturi Msi, Kadis DPMD Abel Tarawai Tarigan, Kadis Pertanian Sarjana Purba, Kadis Peternakan Metehsa Purba, Senin (04/03) 2019 pukul 11.30 WIB di Desa Kutambaru Munte.

Menurut Benyamin, lokasi objek wisata Pelangkah Gading ini memang kita tawarkan ke Pemkab Karo untuk kedepan selaku pemangku kepentingan dapat membantu daerah kami agar bisa menjadi Desa Agro Wisata, ” ujarnya.

Objek wisata Pelangkah Gading adalah merupakan aset daerah Kutambaru dengan memiliki luas 42 Ha, dan memiliki akses jalan masuk sejauh 2.5 Km dari Kutambaru , lebar jalan sudah ada pelepasan dari masyarakat selebar 10 Meter.


Ket foto : Bupati Karo Bersama rombongan tinjau daerah wisata Pelangkah Gading di Desa Kuta Mbaru Kec Munthe, Senin (04/03) 2019

Sedangkan kondisi jalur akses jalan kedalam masih jalan berbatuan, dan tanah, belum diaspal, sementara jika naik keatas puncak Pelangkah Gading, maka kendaraan yang diutamakan doubel cabin, apalagi hujan turun, ini kekurangan saat bagi kendaraan belum doubel cabin , ” tutur Benyamin kepada Bupati Karo.

Rencana kedepan , kita sudah agendakan pemanfaatan lahan Pelangkah Gading 1 Ha untuk ditanami bunga jenisnya warna warni macamanya dengan menggunakan Dana Desa Kutambaru tahun 2019, ” jelasnya.

Selain itu, kita juga akan terus mengembangkan lokasi step by step (pelan pelan) Pelangkah Gading ini kan kita bangun lokasi offroad mobil, sepeda motor dan lintas sepeda, begitu juga membangun homestay dan fasilitas umum (Fasum) terutama Toilet,” imbuhnya.

Menyahuti paparan Kades Kutambaru , Bupati Karo Terkelin Brahmana SH mengungkapkan, pada prinsipnya Pemkab Karo sangat mendukung adanya andalan objek wisata Pelangkah Gading ini, untuk itu benahi apa yang harus dibenahi, mislanya akses jalan sepanjang yang dilalui masuk dari simpang Kutambaru ke wisata Pelangkah Gading, buatkan surat pernyataan tidak keberatan minimal jalan tersebut dibebaskan selebar 12 meter dari masyarakat, untuk menjaga dikemudian hari, ” ujarnya.

Ini pengalaman, jangan nanti seperti Tongging sudah ada surat pernyataan yang ditanda tangani, ketika akan dibenahi oleh Pemda Karo melalui dana Pusat, masih ada masyarakat yang komplain, bagaimana mana mau maju, jika komitmen seperti ini saja masyarakat ingkar dari kesepakatan, ” ungkapnya.

Kembali ke topik, kalau bisa jangan hanya andalkan Dana Desa dalam mengelola wisata Pelangkah Gading ini, cari investor swasta untuk ikut bergabung menanam sahamnya, supaya pembangunan dan promosi Pelangkah Gading cepat terakses masyarakat luas, ” katanya.

Menurut Terkelin kembali , alangkah baiknya wisata Pelangkah Gading ini juga melibatkan Bumdes (Badan usaha milik desa) agar masyarakat setempat dapat menikmati hasil wisata daerahnya melalui UKM (Usaha Kecil Menengah ) yang sudah ramai dikunjungi para wisata lokal khususnya dan mancanegara umumnya.

Untuk itu, kami Pemkab Karo sementara belum bisa mengucurkan dana dari APBD Karo, mengingat butuh proses dan kajian SKPD terkait nantinya, sepanjang ada regulasi yang mengizinkan kita siap bantu baik dalam 3A selaku penunjang Desa Wisata. Dimana 3A meliputi Akses, Atraksi dan Amenitasi ini adalah pedoman setiap penilaian sebuah Event dan objek wisata layak atau tidaknya dipromosikan dan dijual backgroundnya dan view lokasinya, ini faktor juga harus diperhatikan,” pungkasnya.

Sementara Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi Msi mengatakan dalam sela sela peninjauan agar adminitrasi surat menyurat terkait pelepasan pelebaran jalan dan surat pernyataan dari masyarakat setempat agar disiapkan dan diselesaikan oleh Kepala Desa , “katanya.

Kami Bappeda tidak mau terulang, sebagaimana yang disinggung Pak Bupati tadi diatas, seperti di Tongging Kec . Merek, jadi hal ini menjadi telahan spesifik bagi kami, namun begitu Sianturi tidak menampik jikalau surat menyurat sudah siap dan diserahkan ke kami, maka di P-APBD akan kita turunkan alat berat untuk menyorong pelebaran akses jalan Pelangkah Gading sejauh lebih kurang 2,5 km,” ungkapnya.

Bantuan ini, yang dapat Pemkab Karo lakukan, sesuai penyampaian pak Bupati tadi minimal salah satu dari 3A (Akses, Antraksi, Amenitas) kita penuhi yaitu mengenai akses-nya kita benahi, ” tandasnya.

Hadir dalam acara ini Camat Munte Edi Ginting Manik, Danramil 06/Munte Kapten Inf S. Karo Sekali, Polsek Munte, dan Sekcam Munte Eli Br Perangin angin, serta kepala Desa Barungkersap Tobat Perangin Angin.

(David)

Sumber: https://olnewsindonesia.com