Jakarta - Aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) versi 4.2 yang dikembangkan oleh Direktorat Pengembangan SPSE, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) telah resmi diluncurkan pada Januari 2018. Pengembangan versi terbaru SPSE ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah agar lebih transparan, akuntabel, dan kredibel. Peluncuran Aplikasi SPSE v.4.2 ini juga merupakan bentuk transisi implementasi Peraturan Presiden tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah terbaru dimana nantinya seluruh Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (Pengadaan Langsung, Lelang, Penunjukan Langsung, Kontes, Sayembara, dan Swakelola) wajib dilakukan melalui SPSE.
 
Sebelum Aplikasi SPSE v.4.2 diluncurkan, Direktorat Pengembangan SPSE telah melakukan uji aplikasi tersebut dengan melibatkan berbagai unsur mulai dari perwakilan LPSE selaku penyelenggara sistem serta perwakilan Pejabat Pengadaan, Pokja ULP, dan PPK selaku pengguna yang berasal dari berbagai Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah/Institusi Lainnya (K/L/D/I).

Aplikasi SPSE v.4.2 menyediakan beberapa fitur mayor baru, yaitu Lelang Konsolidasi, Lelang Itemized, Pengadaan Langsung (Pencatatan dan Transaksional), Penunjukan Langsung (Pencatatan dan Transaksional), Kontes (Pencatatan dan Transaksional), Sayembara (Pencatatan dan Transaksional), Swakelola (Pencatatan), serta Integrasi dengan Sistem Informasi Kinerja Penyedia (SIKaP). Selain itu, Aplikasi SPSE v.4.2 juga menyediakan beberapa fitur minor baru (perubahan tata letak user interface, penambahan/perubahan pesan error, dan penambahan/perubahan notifikasi untuk pengguna) serta perbaikan atas error (bug) yang muncul di versi sebelumnya.